cara personal branding melalui blog
personal branding melalui blog

Anda barangkali memimpikan hal-hal berikut:

  • Anda dikenal dan diingat oleh orang-orang sebagai ahli di bidang tertentu,
  • Anda dikenal dengan ciri khas khusus dan membuat orang-orang langsung tahu dan ingat dengan Anda

Jika hal tadi Anda inginkan, maka Anda perlu membangun personal branding.

Kali ini saya ingin bahas tentang personal branding. Di artikel ini saya akan bahas cara membangun personal branding melalui blog.

Untuk melakukan personal branding, ada banyak media dan sarana yang bisa kita manfaatkan. Misalkan bisa pakai channel YouTube, akun Instagram, akun Twitter, media sosial lain, kegiatan offline, dan lain sebagainya.

Nah di ranah digital kita juga bisa memanfaatkan blog. Berikut saya jelaskan 5 cara ampuh membangun personal branding melalui blog.

1. Gunakan Nama, Alamat, dan Tagline yang Tepat

Elemen pertama yang sangat penting adalah nama, alamat, dan tagline blog. Pastikan memilih nama dan alamat yang sesuai tujuan personal branding Anda. Contoh, untuk nama blog, Anda bisa gunakan nama Anda ataupun kata kunci yang menjadi target Anda.

Contoh, Anda ingin dikenal sebagai pakar manajemen dan bisnis, maka bisa gunakan kata-kata yang berkaitan dengan manajemen dan bisnis di nama ataupun alamat blog Anda.

Khusus untuk alamat blog, Anda juga bisa memakai alamat yang mengandung kata kunci ataupun memakai nama Anda sebagai alamat blog.

Sementara itu, untuk tagline blog, Anda bisa memilih satu kalimat singkat yang menggambarkan ciri khas ataupun menggambarkan isi blog Anda. Misalkan, untuk blog JefferlyHelian.com ini, tagline-nya adalah Belajar Digital Marketing Mudah dan Praktis. Artinya, blog ini hadir untuk membantu pembacanya bisa belajar digital marketing dengan mudah dan praktis. Jadi, pembaca blog akan langsung dapat gambaran tentang isi dan keseluruhan blog ini.

PR pertama Anda adalah menentukan nama, alamat, dan tagline blog yang tepat.

2. Tampilkan Profil dan Ciri Khas Anda di Blog

Berikutnya tampilkan juga profil Anda di blog. Anda bisa tampilkan profil di berbagai tempat, misal:

  • di halaman profil,
  • di kotak profil di tiap halaman konten,
  • di sidebar blog,
  • dan lain sebagainya.

Misalkan untuk di halaman profil, Anda bisa tampilkan deskripsi diri Anda, keahlian Anda, latar belakang pendidikan, portofolio, dan lainnya. Tunjukkan juga prestasi dan berbagai portofolio yang dapat mendukung personal branding Anda.

contoh halaman profil blog.
Contoh sebuah halaman profil di blog (sumber: HermanYudiono.com).

Lalu, bisa juga profil singkat Anda tampilkan di sidebar. Anda bisa buat satu kolom khusus untuk menampilkan profil Anda. Letakkan kolom tersebut di sidebar blog Anda.

Contoh profile box di blog.
Contoh profile box di sidebar blog (sumber: StrategiManajemen.net).

Tak ketinggalan, jangan lupa untuk menampilkan foto dan informasi kontak Anda (misal: email dan akun sosial media) di blog.

3. Buatlah Konten Blog yang Spesifik dan Sesuai Tujuan Personal Branding Anda

Kita juga harus membuat konten blog yang spesifik. Sederhananya, buatlah konten-konten yang akan mendukung personal branding yang ingin Anda bentuk. Contoh, jika ingin dikenal sebagai pakar di bidang fotografi, maka perbanyaklah konten seputar fotografi di blog. Atau kalau ingin membangun personal branding sebagai desainer grafis andal, maka perbanyak konten seputar desain grafis di blog.

Tulislah konten yang sesuai bidang keahlian Anda. Lakukan kegiatan menulis ini secara konsisten, berkelanjutan, dan rutin. Miliki jadwal update blog juga, misalkan seminggu sekali, dua minggu sekali, seminggu tiga kali, dan lain sebagainya.

Bagaimana cara mendapatkan ide tulisan di blog?

Anda bisa melakukan riset. Beberapa tool yang akan membantu Anda melakukan riset ide konten blog misalnya:

  • Google Keyword Planner,
  • Google Trends,
  • Buzzsumo,
  • Ubersuggest.

Berikut beberapa video tutorial cara memakai tools di atas untuk mendapatkan ide konten blog.

Video Cara Menggunakan Google Trends Untuk Mendapatkan Ide Konten

Video: Cara Menggunakan Buzzsumo Untuk Mendapatkan Ide Konten

Video: Cara Menggunakan Ubersuggest Untuk Mendapatkan Ide Konten

4. Integrasikan Blog dengan Media Sosial

Cara keempat adalah hubungkan antara blog Anda dengan media sosial. Di era media sosial, hampir setiap orang punya akun media sosial. Dengan demikian, supaya Anda lebih mudah terhubung dengan para pengikut, maka gunakan pula media sosial.

Anda dapat memilih media sosial yang memang sesuai segmen pasar Anda. Jika target pasar Anda lebih aktif di Instagram, maka gunakan pula Instagram. Jika mereka lebih aktif di Facebook, maka gunakan Facebook. Terlepas dari apapun media sosial yang Anda gunakan, hubungkan media sosial tersebut dengan blog.

Caranya?

Ajak para pembaca blog Anda untuk mengikuti Anda di media sosial. Misalkan, di setiap akhir artikel blog, Anda mencantumkan ajakan untuk mengikuti akun media sosial Anda. Atau bisa juga Anda tampilkan widget media sosial di sidebar blog Anda.

Contoh widget Instagram di blog.

Nah, nantinya, pastikan juga konten-konten yang Anda hadirkan di media sosial sesuai dan mendukung tujuan personal branding Anda.

5. Tingkatkan Popularitas Blog Anda

Agar profil Anda makin dikenal, maka tingkatlah popularitas blog Anda. Perbanyak juga trafik (pengunjung) blog Anda. Berikut beberapa saran-saran praktikal yang dapat Anda terapkan guna meningkatkan trafik blog.

  • Terapkan SEO (Search Engine Optimization) untuk menjadikan blog Anda menempati peringkat yang tinggi di pencarian Google. Anda bisa belajar ilmu SEO di kategori artikel: panduan SEO dari Jefferly. Atau jika Anda tidak ingin repot, Anda bisa menggunakan jasa SEO (Search Engine Optimization). Jika Anda butuh jasa SEO, Anda bisa menggunakan jasa SEO dari agensi digital marketing saya. Lihat penawarannya di sini: jasa SEO Kelingking.id.
  • Lakukan kegiatan guest posting. Guest posting adalah kegiatan menjadi penulis tamu di blog/website lain. Misalkan Anda bisa menjadi penulis tamu di blog-blog lain yang masih relevan dengan topik blog Anda. Anda bisa buat artikel, lalu publikasikan artikel tersebut di blog lain. Dalam tulisan yang Anda buat, Anda bisa cantumkan profil dan link menuju blog Anda.
  • Berkomentarlah di blog lain. Tinggalkan komentar di blog lain. Hal ini akan menjadikan blog Anda lebih dikenal, plus Anda bisa berinteraksi dengan sesama blogger lain.
  • Bagikan konten blog Anda secara rutin di media sosial.
membagikan konten blog di Twitter.
Membagikan konten blog di Twitter.

Nah pembaca, itulah lima cara dan kiat ampuh untuk melakukan personal branding melalui blog. Ada satu poin penting yang ingin saya tekankan, yakni konsistensi. Ketika memutuskan untuk melakukan marketing ataupun branding melalui blog, maka lakukan hal tersebut dengan konsisten. Prosesnya bukan seminggu dua minggu atau sebulan dua bulan, melainkan proses berkelanjutan.

Jadi, lakukan semua kegiatan brandingnya secara konsisten. Isi blog Anda dengan konten berkualitas secara terus menerus dan rutin. Promosikan profil Anda secara konsisten dan berkelanjutan.

Akhir kata, saya ucapkan selamat mencoba dan semoga sukses dengan personal branding yang Anda terapkan.

Jangan lupa untuk follow Instagram saya di @JefferlyHelian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here