copywriting untuk halaman penawaran produk

Membuat halaman penawaran produk, itu susah-susah gampang. Bagi yang sudah terbiasa, menulis halaman penawaran produk, sales letter, email penawaran, ataupun bentuk lainnya pasti mudah.

Tapi, gimana dengan kita-kita yang masih pemula? Ada kah cara mudah supaya kita bisa menulis halaman penawaran produk dengan mudah dan cepat?

Ada dong. Nah, kali ini saya mau bahas soal copywriting. Khususnya copywriting dan cara jitu menulis halaman penawaran produk. Di artikel ini saya akan berikan satu pola/template penulisan halaman penawaran produk yang bisa Anda tiru dan pakai.


Supaya Mudah, Yuk Pakai Pola

Anda sudah nonton video saya yang judulnya Cara Supaya Jago Nulis Blog? Kalau belum, ini nih videonya. Boleh deh ditonton dulu. Anda pasti akan dapat inspirasi dari video ini.

Di video tadi, saya menjelaskan bahwa untuk bisa jago menulis blog, seseorang perlu berlatih terus menerus. Ya ini klise ya. Kalau mau jago, memang harus memperbanyak latihan.

Kendati demikian, hal ini ada benarnya. Kalau mau jago menulis halaman penawaran, ya harus sering-sering menulis penawaran.

Nah problemnya adalah, kadang kita belum terbiasa. Kita masih butuh arah dan petunjuk dalam menulis.

Untuk membantu, makanya kita bisa menulis memakai pola. Di video tadi, saya bagikan beberapa pola penulisan yang bisa dipakai saat menulis konten blog.

Nah, untuk halaman penawaran, juga ada polanya. Salah satu polanya akan saya share di artikel ini.

Pola: Masalah, Solusi, Perkenalan Produk, dan Ajakan Bertindak

Salah satu pola yang bisa kita pakai dalam menulis penawaran produk adalah pola: masalah, solusi, perkenalan produk, dan ajakan bertindak.

Berikut penjelasannya.

  1. Masalah. Di bagian ini, kita (penjual) akan menggambarkan masalah yang dihadapi oleh calon pembeli. Intinya, melalui bagian ini kita akan menyadarkan pembeli bahwa mereka punya suatu masalah. Kita membangun imaji di benak pembaca, imaji bahwa mereka punya masalah.
  2. Solusi. Setelah kita menampilkan masalah yang dihadapi oleh pembeli, barulah kita tawarkan solusi. Dalam hal ini, solusi yang kita tawarkan adalah produk kita. Di bagian ini kita bisa mulai kenalkan produk kita.
  3. Penjelasan produk. Setelah menyebutkan produk, maka gambarkanlah produk Anda. Di bagian ini Anda bisa menjelaskan fitur produk, manfaat produk, detail produk, dan bagaimana produk akan membantu mengatasi masalah pembeli.
  4. Ajakan bertindak. Terakhir, sampaikan ajakan untuk bertindak. Ajakan untuk bertindak bisa berupa: ajakan untuk memesan produk, ajakan untuk menelepon, ajakan untuk membuat janji temu, dan lain sebagainya.

Secara umum, itulah pola dasar dalam membuat halaman penawaran produk.

Notes: pola di atas tidak hanya bisa kita pakai di halaman penawaran.

Lebih dari itu, pola di atas juga bisa kita pakai dalam presentasi penawaran produk, dalam video penawaran produk, dan lain sebagainya.

Sekarang mari kita bahas lebih detail.

Penjelasan Masalah

Bagian ini biasanya ada di awal halaman penawaran. Untuk menggambarkan masalah, kita bisa gunakan berbagai cara. Misalnya:

  • Memakai pertanyaan-pertanyaan yang menghasilkan jawaban “ya”.

Contoh:

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website?

Anda ingin punya website yang keren, profesional, tapi tanpa perlu repot-repot?

Selain memakai pertanyaan, bisa juga memakai cerita. Gunakan cerita yang menggambarkan masalah dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh pembeli.

Contoh:

“Kenalkan Dodo, pengusaha muda yang punya bisnis rumah makan. Omzet usahanya meroket fantastis. Ratusan juta per bulan ia dapatkan, tapi ia bingung. Kok terasa tabungannya tak pernah terisi, uang mengalir bagai air saja, apa yang salah dengan Dodo?”

“Usut punya usut, Dodo bingung bagaimana mengelola omzet bisnisnya. Dodo bingung menghitung margin usaha dan keuangan bisnisnya.”

Intinya, jelaskan, tampilkan, atau gambarkan masalah yang dihadapi oleh calon pembeli.

Solusi

Di bagian ini kita akan mulai memperkenalkan produk kita. Di bagian ini Anda bisa tampilkan foto dan nama produk Anda. Sebutkan produk Anda. Lalu berikan gambaran singkat tentang produk tersebut. Boleh juga tampilkan beberapa paragraf penjelasan tentang produk Anda.

Jelaskan nama produk Anda, keunggulan produk Anda, dan manfaat utama apa yang akan didapatkan oleh pembeli produk.

Penjelasan Produk

Di bagian ini barulah kita menjelaskan produk secara detail. Informasi yang kita tampilkan misalnya:

  • Fitur-fitur produk kita,
  • Spesifikasi produk kita,
  • Manfaat-manfaat produk kita,
  • Keunggulan produk kita,
  • Testimoni dari pengguna/klien,
  • Portofolio,
  • dan sebagainya.

Jangan lupa untuk menampilkan foto-foto dan detail dari produk Anda.

Contoh penjelasan tentang produk di halaman penawaran.

Ajakan Bertindak

Terakhir, pastikan Anda selalu menampilkan ajakan untuk bertindak (istilah kerennya, call to action). Ajakan untuk bertindak ini bisa berupa:

  • Ajakan untuk memesan produk,
  • Ajakan untuk mendaftar,
  • Ajakan untuk menhubungi Anda,
  • Ajakan untuk membuat janji temu,
  • dan lain sebagainya.

Sampaikan ajakan dengan jelas. Minta pembaca melakukan apa yang Anda inginkan.


Contoh ajakan bertindak di halaman penawaran.

Nah pembaca, itulah salah satu pola yang dapat kita pakai dalam menulis halaman penawaran produk. Seiring berlalunya waktu, tentu Anda akan semakin mahir dalam menulis penawaran produk. Nantinya, Anda pasti bisa mengembangkan berbagai pola-pola lainnya.

Selamat mencoba dan semoga jualan Anda laris manis.

Jefferly Helianthusonfri.

Follow Instagram Saya di @JefferlyHelian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here